Skip to main content

Aliansi Mahasiswa FISIP Lakukan Galang Dana Untuk  Bencana Palu dan Donggala


LPMReference.com — Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa FISIP UIN Walisongo Semarang  melakukan penggalangan dana bagi korban bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala pada hati Jumat (5/10/2018).
Penggalangan dana ini dilakukan dibeberapa titik lampu merah flyover Kalibanteng. Aliansi mahasiswa FISIP ini nampak antusias saat turun ke jalan.
Saat diwawancarai, M. Rifky Aziz S.A selaku Koordinator aksi (korak) mengatakan bahwa kegiatan galang dana sore ini berjalan dengan lancar, meski terdapat beberapa kendala seperti jumlah kardus yang kurang, sedangkan masa galang dana sangat banyak. Rifky berkata;
“Alhamdulillah berjalan lancar, untuk kendalanya cuma dipembagian kardus”
Galang dana yang dilakukan dalam waktu dua jam ini dapat mengumpulkan dana sebanyak Rp. 5. 705.000. belum ada keputusan pasti mengenai lembaga mana yang akan dipilih untuk menyalurkan hasil galang dana “penyaluran bersama presiden FISIP kalo enggak di Dompet Dhuafa, ya ACT atau kalo enggak di BEM FISIP se Indonesia” ungkap Rifky
Adanya galang dana ini diharapkan mampu meringankan beban dari korban bencana gempa dan tsunami sekaligus dapat menambah jiwa sosial bagi mahasiswa sendiri.
Reporter: Afifathu Rahmah Fajriyah
Editor: Indah Feni Rejeki

Comments

Popular posts from this blog

Fenomena Bahasa Campur-Campur ala “Anak Jaksel”

Gambar 1.1. Contoh meme yang membahas karakteristik “anak Jaksel”. Belakangan ini media sosial seperti Twitter dan Instagram ramai menyinggung fenomena tentang bentuk komunikasi yang terkenal kerap menyisipkan bahasa Inggris di dalam percakapan bahasa Indonesia. Cara bicara tersebut dianggap sebagai gaya bahasa anak-anak yang tinggal di Jakarta Selatan atau biasa disebut “a nak Jaksel ” . Kata yang umum dipakai antara lain adalah which is (yang), literally (secara harfiah), at least (minimal), even (bahkan), dan lain-lain. Gaya bahasa tersebut pun makin populer karena banyak selebrit as , pegiat Twitter, pegiat Instagram, dan pegiat Youtube atau video bloger juga menggunakan gaya bahasa tersebut dalam konten-konten yang mereka buat, sehingga makin marak diperbincangkan di kalangan warganet , yakni seseorang yang aktif mengakses internet, khususnya media sosial dalam kesehariannya. Mengutip tulisan tirto.id berjudul Gaya Bahasa ala “ A nak Jaksel” di Kalangan Pejabat

Suatu Pembelajaran dari “Your Lie in April”

Sumber foto: Meownime.com Judul Anime   : Shigatsu wa Kimi no Uso Genre              : Drama, Roman, Musik Sutradara       : Kyohei Ishiguro Produser         : A-1 Pictures Rilis                 : 10 Oktober 2014 Episode           : 22 Durasi             : 22 Menit per Episode Peresensi        : Afief Zainul Anime Your Lie in April atau lebih dikenal dengan nama aslinya Shigatsu wa Kimi no Uso (harfiah: Kebohonganmu di Bulan April ) layak menjadi sebagai salah satu anime terbaik. Pasalnya, anime ini mempunyai alur cerita yang mengesankan dengan dipadu sajian sinematik dan musik yang menarik. Anime bergenre roman, drama, dan musik ini mampu menggugah simpati penontonnya. Wajar anime ini sampai sekarang dijadikan rekomendasi bagi penyuka anime drama. Anime yang diadaptasi dari serial manga Jepang ini pertama kali disiarkan pada Oktober 2014. Selang dua tahun, anime ini memenangkan penghargaan 2016 Sugoi Japan Awards kategori serial anime TV. Anime in

Lorong Kehidupan

Ilustrasi Sebuah lorong ~ Oleh : Rilliani salma ~ Pada malam itu, Aku berada di sebuah lorong panjang Berjalan dengan suasana sepi sunyi, Lorong itu seperti tak berujung, Aku terus menelusuri lorong gelap itu dengan seorang diri, Jalannya yang penuh dengan lumpur , Memaksakan aku untuk berjalan dengan sekuat tenaga. Aku berhenti, Bukan karena tak mampu meneruskannya, Aku hanya bingung siapa gadis itu, Aku perhatikan saksama gadis yang sedang duduk, Duduk dalam kesunyian lorong panjang ini. Gadis itu menunduk, Lalu ia berkata "bukankah kau berkata lorong ini tak berujung?" Aku hanya diam seribu bahasa seolah tak mengerti, "jika lorong ini tak berujung untuk apa kau trus menelusuri?" Lagi dan lagi aku diam seribu bahasa, Mencoba memahami maksudnya. "lorong ini adalah lorong kehidupanmu" "Sunyi, gelap, dan berlumpur tapi lorong ini menuju taman bunga" Dia menoleh kepadaku, Aku tersentak! Aku buka mataku dan ta